
MEMBERSIHKAN: Warga masih membantu membersihKan sisa longsoran bukit yang menimpa rumah milik keluarga Usup. (suaramerdeka.com/ Bambang Isti)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Sejak terjadi bencana longsor sebuah bukit di Jalan Sinabung, Candi Baru, Semarang, Selasa (7/2) malam, hingga Kamis (9/2), beberapa warga masih tampak membersihkan sisa longsoran bukit yang menimpa rumah warga. Bencana ini menimpa rumah milik Usup, warga Tegalsari Perbalan RT 3 RW 3 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Semarang.
Rumah milik keluarga Usup ini merupakan satu-satunya rumah yang berada persis di bawah bukit jalan Sinabung, yang merupakan jalan buntu. Sementara di dekatnya berdiri rumah-rumah milik penduduk Candi.
Akibat bencana ini, istri Usup, Wiji menderita luka-luka di tangan dan kepala karena tertimpa atap rumah. "Alhamdulillah saya hanya luka-luka ringan di kepala dan tangan, dan semua biaya pengobatan ditanggung pemilik rumah yang bukitnya longsor," kata Wiji.
Menurut Usup, pemilik rumah, bencana longsor itu terjadi Selasa (7/2) malam, meskipun cuaca tidak sedang turun hujan. Akibat longsoran itu, rumah Usup rusak parah, sementara rumah tidak bisa dihuni lagi. Kini, semua penghuninya harus mengungsi di rumah kosong milik tetangga.
Diduga sampai kini masih terdapat sebuah sepeda motor milik Usup yang terkubur reruntuhan tembok rumah, dan belum bisa dievakuasi. Karena kejadian itu sebagian perabotan milik Usup rusak.
( Bambang Isti / CN33 / JBSM )