
JAKARTA, suaramerdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya turun tipis 9 poin pada akhir perdagangan Kamis (9/2). Pada pertengahan perdagangan sebelumnya, indeks sempat terpuruk hingga lebih dari 30 poin.
IHSG turun 9,711 poin atau 0,24 persen menjadi 3.978,988. Indeks LQ 45 turun tipis 2,474 poin atau 0,35 persen menjadi 694,471.
Menyusul dikeluarkannya data inflasi China dan laporan pemerintah Jepang yang menunjukkan penurunan tajam pada order mesin, pasar saham Asia Kamis (9/2) juga sedikit tidak bergairah.
Indeks Nikkei ditutup melemah 0,2 persen menjadi 9.002,24, Indeks Kospi naik 0,5 persen menjadi 2.014,62, Hangseng Hongkong turun tipis menjadi 20.010,01 dan S&P Australia melemah 0,2 persen menjadi 4.282,90.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate 25 basis poin dari 6 persen menjadi 5,75. Salah satu pertimbangan adalah masih akan terus menurunnya inflasi dan terus tumbuhnya perekonomian dalam negeri.
Nilai perdagangan hari ini sebesar Rp 5,584 triliun. Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 25 basis poin (bps) mendorong nilai tukar rupiah pada Kamis sore melemah 70 poin terhadap dolar AS.
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis sore bergerak melemah 70 poin ke posisi Rp8.940 dibanding sebelumnya Rp8.870 per dolar AS.
( Ant , KCM / CN33 )