
SEMARANG, suaramerdeka.com - Untuk memperkuat akses dan informasi masyarakat akan dunia pendidikan, pameran pendidikan perlu ditingkatkan, dengan ajang ini masyarakat bisa memperoleh gambaran tentang institusi pendidikan yang hendak dituju sesuai dengan minat dan bakat. Hal ini juga menunjang kemajuan pendidikan di Jateng.
"Pemprov Jateng siap mendukung pelaksanaan pameran pendidikan di tiap daerah. Jadi jangan fokus pada kota-kota besar saja," kata Kepala Biro Bina Mental Setda Provinsi Jateng, Drs Sunarto Mpd, saat membuka Semarang Education Expo (SEE) di Atrium Java Mall, Kamis (9/2).
Dikatakan, masyarakat daerah juga perlu mendapatkan akses informasi mengenai pendidikan. "Nantinya, juga masyarakat daerah juga bisa memperoleh informasi biaya pendidikan yang sesuai dengan kemampuan ekonomi. Selain itu, siswa berprestasi dari kalangan tidak mampu juga bisa tahu institusi mana yang menyediakan beasiswa," tuturnya.
Dalam pameran yang digelar mulai Kamis (9/2) hingga Selasa (14/2) diikuti 32 stan pendidikan mulai dari kelompok bermain hingga pendidikan tinggi serta 8 lembaga kursus dan 7 stan perusahaan sponsor. Selain pameran pendidikan, juga diadakan kegiatan lain yaitu, lomba menggambar, kontes model, ajang adu bakat, pidato bahasa Inggris, seminar dan si genius.
Menurut Project Officer MICE Production, Agus Hermawan selaku penyelenggara, pameran ini sekaligus persiapan tahun ajaran baru bulan Juli mendatang. Pameran ini bertujuan agar orang tua mendapatkan gambaran yang benar dan menyeluruh tentang sekolah mana yang baik dan sesuai untuk anak-anak mereka. Sehingga dapat memilih dengan tepat arah studi lanjut putra-putri mereka.
"Pengunjung bisa berdialog dengan peserta pameran. Mereka bebas menanyakan apa saja secara detail mengenai kurikulum, fasilitas dan sarana penunjang pendidikan. Diharapkan mereka tidak salah pilih," paparnya.
( Krisnaji Satriawan / CN31 / JBSM )