
JAKARTA, suaramerdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyelesaikan peta risiko nasional. Berdasarkan peta multi bahaya dari 13 jenis bencana maka terdapat 321 kabupaten/kota atau 65% yang memiliki risiko tinggi terkena bencana.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, semua provinsi telah dipetakan risiko bencana untuk 13 jenis bencana. Dalam peta risiko bencana memuat peta bahaya, peta kerentanan dan peta kapasitas.
"Berdasarkan peta multi bahaya dari 13 jenis bencana maka terdapat 321 kabupaten/kota atau 65 persen yang memiliki risiko tinggi. Sedangkan 173 kabupaten/kota berisiko sedang atau 35 persen," ujar Sutopo.
Dia menjelaskan, 13 jenis bencana yang ada di Indonesia adalah gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, puting beliung, kekeringan, banjir, tanah longsor, gelombang pasang, kebakaran lahan dan hutan, epidemi dan wabah penyakit, gagal teknologi, kebakaran gedung dan permukiman, dan konflik sosial.
( Mahendra Bungalan / CN31 / JBSM )