panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Februari 2012 | 13:46 wib
Luas Lahan Padi di Wonosobo Menurun

 

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Dinas Pertanian Wonosobo menyatakan bahwa luas lahan pertanian padi terus berkurang. Hal itu disebabkan berubahnya pola pertanian petani. "Beberapa tahun terakhir banyak terjadi alih fungsi lahan dari lahan pertanian padi menjadi lahan perkebunan kayu dan salak," kata Cuk Siswanto, Kabid Tanaman Pangan, Kamis (9/2).

Alih fungsi lahan itu terjadi di wilayah Kecamatan Sukoharjo dan Leksono. Namun demikian pihak Dinas Pertanian tidak mempunyai kewenangan untuk melarang petani agar tidak mengalihfungsikan lahannya, karena memang belum adanya aturan baku.

Pengurangan lahan padi itu, kata dia, belum mengganggu ketersediaan padi di Wonosobo. "Sampai saat ini produksi padi sebanyak 30.000 ton pertahun yang berarti masih surplus padi," ujarnya.

Alih fungsi lahan itu dipicu oleh kebutuhan ekonomi masyarakat, dimana hasil pertanian salak dan kayu saat ini lebih menjanjikan secara ekonomi daripada tanam padi. Namun pihaknya tetap melakukan sosialisasi sebagai upaya mempertahankan produksi padi di Wonosobo. "Jangan sampai produksi padi di Wonosobo menurun dan mengalami krisis pangan," tandasnya.

( Rinto Hariyadi / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 11:30 wib
Dibaca: 64
27 Mei 2012 | 11:15 wib
Dibaca: 111
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 163
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 134
27 Mei 2012 | 10:40 wib
Dibaca: 94
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER