
MAGETAN, suaramerdeka.com - Hingga saat ini, Polisi masih menyelidiki kecelakaan yang antara bus Sumber Kencono W 7666 UY dengan sedan AG 1363 V di jembatan Glodok, Kabupaten Magetan, Kamis (9/2) dinihari sekitar pukul 03.30 WIB
Muncul dugaan, Lilik, sopir sedan membawa kendaraannya dalam kondisi mabuk. Mobil sedan diketahui melaju kencang sehingga masuk ke jalur berlawanan sebelum akhirnya ditabrak bus Sumber Kencono dengan jurusan Yogyakarta-Surabaya itu. Dua orang tewas dalam musibah itu yakni seorang penumpang bus yang belum diketahui identitasnya serta satu penumpang sedan atas nama Sukarno.
Kasat Lantas Polres Magetan AKP Dadang mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum memastikan apakah Lilik mengendarai mobil di bawah pengaruh minuman beralkohol itu karena masih masih menunggu pemeriksaan. Dari informasi, Lilik dan dua penumpang lainnya baru pulang dari sebuah tempat hiburan malam.
Adapun kondisi Lilik dan seorang rekannya lagi masih menjalani perawatan intensif di RSUD Soedono Madiun karena kondisinya kritis. Sementara itu dua korban tabrakan termasuk sopir bus Sumber Kencono, Hariyanto, dan kondektur, masih menjalani perawatan di ke RSUD Sayidiman Magetan.
Hingga siang ini, bangkai bus belum bisa dievakuasi karena jurang ke dalam sungai masih curam. Selain itu polisi masih melakukan olah TKP. Kondisi ini menarik perhatian warga dan pengguna Jalan Raya Madiun-Solo hingga menyebabkan kemacetan panjang.
Pembatas jembatan sepanjang 15 meter hilang tersapu badan bus dan ikut jatuh ke dasar sungai. Garis pengaman dipasang polisi untuk mengganti pembatas jembatan.
( OKZ / CN26 )