
TERPEROSOK: Bus Tri Mulya terperosok ke parit setelah menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang melaju di depannya. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
KENDAL, suaramerdeka.com - Sebuah bus sarat penumpang mengalami kecelakaan lalu lintas di arteri Lingkar Kaliwungu Kendal, Rabu (8/2) pukul 11.00. Bus Tri Mulya yang berisi 20 penumpang, terperosok ke dalam parit di Lingkar Kaliwungu ke arah Semarang, tepatnya di seberang RM Sakinah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, tiga orang dibawa ke Puskesmas Kaliwungu untuk mendapat perawatan. Sementara penumpang yang lain terlihat syok atas insiden tersebut.
Kecelakaan berawal saat bus bernopol AD 1458-DA jurusan Jakarta - Wonogiri melaju dari arah barat. Bus berangkat dari Tangerang Selasa (7/2) pukul 22.00. Saat tiba di lokasi, sebuah trailer yang membawa belasan motor melaju dari arah yang sama. Bus melaju dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba trailer yang sebelumnya parkir hendak berangkat. Sopir ambil arah kanan.
Ternyata di depannya terdapat kendaraan lain. Sopir bus, Herman (47) warga Comal yang terkejut, langsung membanting setir ke arah kiri. Bus menjadi oleng dan langsung terperosok ke parit. Hal itu mengakibatkan sejumlah penumpang terluka, sedang bus mengalami kerusakan di sejumlah bodi. ''Ketika itu saya melaju di lajur kiri, tiba-tiba ada trailer mau berjalan. Ketika ambil kanan, ada kendaraan lain. Karena jarak terlalu dekat, saya segera banting setir ke arah kiri,'' kata dia yang mengaku telah beristirahat di RM Sendangungu, Gringsing, Batang.
Hal itu mengakibatkan sejumlah penumpang tergencet bodi truk. Petugas Satlantas Polres Kendal yang menerima laporan tidak lama tiba di lokasi. Polisi membawa korban luka ke puskesmas. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kernet bus, Riki (22) warga Wonogiri mengatakan, bus pada awalnya berpenumpang 35 orang. ''Namun, ketika sampai di Kendal, penumpangnya berkurang dan menyisakan 20 orang,'' ujarnya.
Sejumlah penumpang bus terlantas di pinggir jalan. Para penumpang menunggu bus pengganti yang akan membawanya melanjutkan perjalanan. Salah seorang penumpang, Solikin (36) warga Desa Segih, Pabelan, Kabupaten Semarang mengatakan, bus berjalan sedang di lajur kiri. Tiba-tiba di depan terdapat trailer yang membawa muatan sepeda motor baru.
Karena jarak sudah sangat dekat, sopir bus langsung banting setir ke kiri dan bus terposok. ''Saat itu saya duduk di belakang sopir,'' katanya yang dari Tangerang hendak pulang ke Salatiga. Kasus kecelakaan itu kini ditangani Satlantas Polres Kendal.
( Rosyid Ridho / CN34 / JBSM )