
KUDUS, suaramerdeka.com - Salah satu bentuk peringatan dini terhadap bencana alam tanah longsor yang seringkali melanda di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Gebog, Kudus, dalam waktu dekat wilayah tersebut akan dipasangi alat deteksi bencana, yang rencananya akan dilakukan pada bulan ini.
Camat Gebog, Djati Solechah saat melakukan pantauan wilayah, Rabu (8/2) menjelaskan, alat deteksi bencana tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jateng, dan ini sekaligus sebagai tindak lanjut upaya penanggulangan bencana sejak dini.
"Pada dasarnya alat tersebut nantinya akan berrungsi sebagai peringatan jika bencana alam tersebut beralngsung, utamanya tanah longsor," katanya.
Mengenai pemasangan alat tersebut, Djati menjelaskan yang pasti hal ini akan dilakukan di Desa Rahtawu yang masih berpotensi terjadi bencana tanah longsor. "Meskipun ada juga wilayah lain, seperti Dukuh Kambangan, Desa Menawan yang masih berpotensi terjadi bencana longsor dan untuk sementara alat tersebut baru dipasang di Desa Rahtawu," ujarnya.
Disinggung soal cara kerja alat tersebut, pihaknya menjelaskan sampai saat ini belum diketahui, karena pihaknya baru menerima informasi melalui pemberitahuan surat edaran. "Cara kerja alat tersebut secara spesifik, belum kami ketahui, karena nantinya yang akan mensosialisasikan adalah Pemprov Jateng yang direncanakan akan datang bulan ini," paparnya.
Pihaknya menambahkan yang pasti dengan adanya alat ini setidaknya bisa membantu masyarakat Desa Rahtawu untuk waspada bencana tanah longsor yang sewaktu - waktu melanda. "Dan tentunya keberadaannya harus dijaga agar dapat alat tersebut berfungsi dengan baik dalam jangka panjang," tandasnya.
( Ruli Aditio / CN34 / JBSM )