panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Februari 2012 | 15:17 wib
Kebutuhan Air Bersih di 52 Desa Dipenuhi
image

PERESMIAN: Bupati Djoko Nugroho didampingi Ketua DPRD H Maulana Kusnanto meresmikan proyek program Pamsimas di Desa Jiworejo Kecamatan Jiken, Rabu (8/2). (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka.com – Masyarakat di 52 desa di Blora kini merasakan kemudahan mendapatkan air bersih. Pasalnya  52 desa itu mendapat bantuan dalam program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Sarana dan prasarana dalam program Pamsimas 2011 diresmikan Bupati Djoko Nugroho di Desa Jiworejo Kecamatan Jiken, Rabu (8/2).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dewi Tedjowati, mengemukakan program Pamsimas mulai dilaksanakan di Blora sejak 2008. Tahun 2008 sebanyak sembilan desa, 2009 15 desa dan 2010 di 12 desa dan satu desa replikasi. Sedangkan tahun lalu Pamsimas dilakukan di 15 desa. Sehingga sampai 2011 program Pamsimas dilaksanakan di 52 desa. ‘’Kami mengharapkan sarana dan prasarana yang telah dibangun itu dipelihara dengan baik oleh masyarakat setempat. Sehingga manfaatnya bisa bertahan lama,’’ ujarnya.

Menurut Dewi Tedjowati dana program Pamsimas berasal dari empat sumber. Yakni Bank Dunia, pemerintah pusat, Pemkab serta partisipasi masyarakat. ‘’Dalam program Pamsimas, masyarakat mempunyai peran aktif dalam perencanaan maupun pelaksanaan program,’’ tandasnya. 

Menurutnya Pamsimas merupakan program pemberdayaan masyarakat. Tujuannya antara lain meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat serta meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan. Dewi memastikan karena partisipasi aktif masyarakat itulah, infrastruktur yang dibangun dalam Pamsimas tetap akan terpelihara dengan baik.

Sebagian besar penerima Pamsimas adalah desa yang selama ini dikenal rawan kekeringan dengan ditandai sulitnya warga mendapatkan air bersih saat musim kemarau. Meski begitu, desa tersebut sejatinya memiliki potensi sumber daya air. Potensi itu dimanfaatkan sedemikian rupa untuk kepentingan masyarakat. Air yang ada juga diperkirakan bakal  tetap mengucur meski musim kemarau. Airnya diperoleh dari sumber-sumber yang ada di sekitar desa. Sarana dan prasarana yang dibangun dalam Pamsimas diantaranya jaringan distribusi air bersih serta tempat penampungan air. ‘’Total dana Pamsimas 2011 mencapai sebesar Rp 4,12 miliar,’’ katanya.

Bupati Djoko Nugroho menyambut baik pelaksanaan Pamsimas di Blora. Apalagi menurutnya secara geografis dan keadaan struktur tanah di Blora hampir separo tidak memungkinkan penyimpanan air dalam waktu lama. ‘’Sehingga saat musim kemarau, sebagian warga Blora kesulitan air,’’ ujarnya.

Selain itu bupati mengharapkan melalui Pamsimas dapat meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. ‘’Terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air,’’ tandasnya.

( Abdul Muiz / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 11:15 wib
Dibaca: 90
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 140
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 122
27 Mei 2012 | 10:40 wib
Dibaca: 83
27 Mei 2012 | 10:30 wib
Dibaca: 112
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER