
JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Polsek Metro Cempaka Putih, Kompol Adhie Santika, menjalani pemeriksaan intensif di Bidang Profesi dan Pengamanan Internal Polda Metro Jaya, menyusul kaburnya 12 tahanan melalui atap kamar mandi.
"Sebagai komandan markas, nanti akan dilihat apakah Kapolsek sudah memberikan arahan-arahan yang baik atau tidak sehingga terjadi kelalaian yang mengakibatkan tahanan kabur," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (8/2).
Menurut Kombes Rikwanto, pemeriksaan terhadap Kompol Adhie Santika, dilakukan guna mempertanggujawabkan fungsi dan tugas kepolisian dalam menjaga serta mengawasi para tahanan di rutan Polsek Metro Cempaka Putih. "Sanksi nanti akan disesuaikan pada pemeriksaan apakah nanti dicopot atau pemberian sanksi lainya," ucap Rikwanto.
Sebanyak 12 Tahanan di Polsek Cempaka Putih melarikan diri. Para tahanan itu kabur dengan cara menjebol atap kamar mandi tahanan. Para tahanan kabur tadi malam setelah menggergaji pintu kamar mandi. Setelah itu, mereka kemudian menjebol atap kamar mandi yang terbuat dari bahan gypsum.
Namun dua dari 12 tahanan berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri. Mereka kembali ditangkap saat saat mencoba lari beberapa meter jauhnya dari tahanan. Sementara 10 orang tahanan lain masih diburu.
( dtc , vvn / CN33 )