panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Februari 2012 | 12:59 wib
TKI Karanganyar Meninggal di Malaysia

 

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Musrini (35), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jenawi, Karanganyar, meninggal di Rumah Sakit Selayang Indian, Casket, Selangor Malaysia, akhir Januari lalu. Jenazah ibu satu anak itu baru bisa dipulangkan ke desanya oleh PT Irfan Jaya Saputra, perusahaan yang mengirimnya sebagai TKI, ke kediamannya di dukuh Polan, dusun Jambon RT 01 RW V, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi.

Jenazah langsung dimakamkan saat itu juga di pemakaman umum desa setempat. Keterangan yang diperoleh Suara Merdeka, Musrini menjadi TKI di Malaysia sejak satu tahun yang lalu. Dia bekerja sebagai cleaning service di sebuah perusahaan di Selangor. "Suaminya saat ini juga bekerja sebagai TKI di Arab Saudi, adapun anaknya dititipkan keluarganya di desa," kata Retnaningsih, adiknya.

Sebulan yang lalu, kata dia, kakaknya sempat memberi kabar melalui telepon jika dirinya sedang sakit. Badannya kurus dan tidak doyan makan. Dia saat itu berpesan menitipkan anaknya agar dirawat, jika terjadi sesuatu.

“Saya sangat kaget dan sedih, menerima telepon itu. Bahkan sesudah itu dia juga mengirim SMS lagi yang isinya senada. Dia juga meminta kepada saya untuk memintakan maaf kepada orang tua, apabila selama ini ada kesalahan,” ujarnya.

Ternyata, telepon dan SMS itu merupakan kabar terakhir dari kakaknya. Sebab setelah itu, tidak pernah lagi ada kabar, baik telepon maupun SMS. Padahal setiap seminggu sekali, minimal dia pasti memberi kabar.

"Tahu-tahu sekitar seminggu lalu kami dikabari kalau Mbak Musrini meninggal dunia di rumah sakit. Ternyata ketika dia telepon itu, dia sudah di rumah sakit karena dirawat setelah menderita kanker otak. Itu keterangan yang kami peroleh dari PJTKI," kata dia.

Imam Sutisna, perwakilan dari PJTKI Irfan Jaya Saputra Jakarta yang mengantarkan jenazah Musrini ke Jenawi mengungkapkan, sebelum meninggal Musrini sempat dirawat di Rumah Sakit di Selangor Malaysia sekitar enam hari. Namun karena cairan yang berada di otaknya mulai memenuhi paru-paru, akhirnya menyebabkna Musrini meninggal.

“Kami tidak ingin menutup-nutupi fakta,  semua hasil diagnosa dan keterangan dokter maupun medical recordnya ada di berkas laporan tertulis dari Malaysia,” ujar dia.

( Joko Dwi Hastanto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 11:15 wib
Dibaca: 82
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 131
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 113
27 Mei 2012 | 10:40 wib
Dibaca: 80
27 Mei 2012 | 10:30 wib
Dibaca: 107
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER