
JAYAPURA, suaramerdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua mendesak agar kepolisian menuntaskan kasus penembakan di areal PT Freeport Indonesia yang menewaskan seorang anggota Brimob Papua, Brigadir Satu Ronald Sopamena.
Sopamena tewas dalam baku tembak dengan kelompok bersenjata di tanggul Timur, sekitar Kali Kopi, areal PT Freeport Indonesia, Timika, Selasa (7/2) pukul 08.15 WIT.
"Polisi harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan kasus ini. Sudah banyak yang tewas di Timika, tapi belum didapat pelakunya," kata Ruben Magay, Ketua Komisi A DPR Papua, kepada wartawan di Jayapura.
Menurutnya, bila pelaku penembakan di Timika berhasil diungkap, akan membuka pintu bagi penyelesaian kasus serupa di Puncak Jaya. "Pelakunya harus ditangkap, kepolisian memegang peran yang sangat penting, jadi harus buktikan itu," ujarnya.
Ia meminta kepolisian dan TNI tidak asal menuding Organisasi Papua Merdeka sebagai dalang penembakan di Timika maupun Puncak Jaya. "Jangan selalu menjustifikasi Organisasi Papua Merdeka. Jangan ada stigma begitu, saya kira itu harus dibuktikan dulu," ucapnya.
( Tmp / CN33 )