
JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah berencana untuk melakukan lelang penjualan lima seri sukuk negara atau surat berharga syariah negara (SBSN) pada 14 Februari 2012.
Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto di Jakarta, Selasa (7/2), mengatakan pemerintah menerbitkan empat sukuk negara berbasis proyek, yakni PBS001 (penerbitan baru), PBS002 (penerbitan kembali), PBS003 (penerbitan kembali) dan PBS004 (penerbitan baru).
Selain itu juga akan dilelang sukuk negara dengan seri SPN-S 15082012 (penerbitan baru) untuk memenuhi sebagian target pembiayaan dalam APBN 2012.
Sukuk seri PBS001 memiliki tanggal jatuh tempo pada 15 Februari 2018 dan seri PBS002 memiliki tanggal jatuh tempo pada 15 Januari 2022 dengan imbalan 5,45 persen. Sedangkan seri PBS003 memiliki tanggal jatuh tempo pada 15 Januari 2027 dengan imbalan 6,00 persen dan seri PBS004 memiliki tanggal jatuh tempo pada 15 Februari 2037.
Keempat seri sukuk tersebut memiliki underlying asset proyek atau kegiatan dalam APBN 2012.
Sementara, sukuk seri SPN-S 15082012 memiliki tanggal jatuh tempo 15 Agustus 2012 dengan imbalan diskonto dan underlying asset barang milik negara berupa tanah serta bangunan.
Lelang SBSN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN.
( Ant / CN33 )