
PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengusulkan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Kuripan Lor, Kecamatan Pekalongan Selatan. Keberadaan Rusunawa di Kelurahan Kuripan Lor diharapkan dapat menjadi alternatif hunian bagi warga yang tinggal di bong (makam China) Kuripan Lor maupun di tanah milik Pemkot Pekalongan lainnya.
“Kami mengajukan pembangunan Rusunawa ke Kementerian Perumahan Rakyat. Satu untuk asrama santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Syafi’i Akrom di Kelurahan Jenggot, dan satu lagi di Kuripan Lor,” terang Kasi Pengelolaan Penataan Perumahan dan Permukiman, Bidang Permukiman, Dinas Pekerjan Umum (DPU) Abdul Rosyid, Selasa (7/2).
Menurutnya, usulan pembangunan satu unit twin block Rusunawa untuk asrama santri Ponpes Syafi’i Akrom di Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan telah diverifikasi. Pemkot Pekalongan, kata dia, dinilai layak mendapatkan bantuan pembangunan Rusunawa tersebut.
“Usulan pembangunan Rusunawa di lahan milik Yayasan Syafi’i Akrom sudah diverifikasi. Dan, Kota Pekalongan dinilai layak mendapatkan bantuan pembangunan Rusunawa itu,” sambungnya. Kepastian pembangunan Rusunawa itu akan disampaikan pada bulan ini.
Sementara, usulan pembangunan Rusunawa di Kelurahan Kuripan Lor belum mendapat kepastian. Rencananya, pembangunan Rusunawa di Kelurahan Kuripan Lor itu untuk merelokasi warga yang saat ini menghuni rumah di kompleks bong Kuripan Lor dan tanah Pemkot lainnya.
Usulan pembangunan Rusunawa di Kelurahan Kuripan Lor itu disambut antusias warga yang tinggal di kompleks bong Kuripan Lor. Pasalnya, warga yang menempati kawasan bong Kuripan Lor menolak menempati Rusunawa Slamaran di Kelurahan Krapyak Lor, Kecamatan Pekalongan Utara. “Kami minta Pemkot menyediakan tempat untuk kami di Kuripan Lor. Di mana pun tempatnya, yang penting masih di Kelurahan Kuripan Lor,” pinta Supriyah, salah seorang warga penghuni bong Kuripan Lor.
Berdasakan data hasil survei primer yang dilakukan Pemkot Pekalongan, tercatat ada 67 rumah yang berada di kompleks bong Kuripan Lor. Sebagian berada di dalam kompleks bong, sebagian lainnya berada di tepi jalan, di atas saluran air di kawasan tersebut. Warga yang menempati kawasan tersebut akan direlokasi karena Pemkot Pekalongan akan menata kawasan bekas bong Kuripan Lor. Di antaranya untuk pembangunan SMK Negeri 4 Pekalongan, Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dan Pasar Unggas.
( Isnawati / CN34 / JBSM )