panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
07 Februari 2012 | 17:02 wib
Bocah Tanpa Lubang Telinga Akhirnya Dibawa ke RS
image

AGUNG: Agung Pratama Bocah berusia 19 bulan, yang sejak lahir mempunyai daun telinga sangat kecil dan tanpa lubang telinga. (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

SIDOREJO, suaramerdeka.com - Agung Pratama, bocah berusia 19 bulan, akhirnya dibawa ke rumah sakit. Putra pasangan Imam Sugiyanto (30) dan Sugiarti (25) itu menderita kelainan di indera pendengaran.

Sejak lahir dirinya mempunyai daun telinga sangat kecil tanpa lubang telinga. Meski begitu, ketika diajak berkomunikasi Agung kadang mampu merespon meskipun sangat jarang.

"Bicaranya hanya maem atau bapak," ujar Sugiarti menceritakan kondisi putranya, Selasa (7/2).

Menderita kelainan sejak lahir, orang tua Agung yang mengontrak sepetak ruangan di RT 01 RW 02 Kalitaman Kelurahan Salatiga, Sidorejo, tidak mampu membawanya berobat. Alasannya soal ketiadaan dana. Entah kebetulan atau tidak, Sugiarti mengatakan, saat kandungannya berusia lima bulan, suaminya yang berprofesi sebagai juru parkir, pernah menutup lubang tikus.

Saiful Fanani, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Salatiga menuturkan, Agustus 2011 ketika sedang melaksanakan Pendataan Program Perlindungan Sosial, dirinya menemukan Agung yang mempunyai kelainan telinga. Karena terenyuh maka dirinya mencarikan bantuan ke sejumlah yayasan di Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta, guna pengobatan Agung.

Dua bulan berjalan, usahanya tidak mendapatkan respon. Kemudian bersama Mashuri, salah seorang sahabatnya, Saiful menggagas pengalangan koin peduli. Permasalahan lainnya, meskipun miskin, orang tua Agung tidak pernah mengurus surat Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Mendapatkan informasi tentang keadaan Agung, kemarin Ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistio bersama anggota dewan Suniprat datang ke rumah orangtuanya. Selain membantu uang tunai Rp 1 juta, Teddy juga mengontak Wakil Direktur RSUD Salatiga Agus Sunaryo agar Agung segera ditangani.

"Saya kira biaya pengobatan, terlalu kecil bila dibandingkan pendapatan mereka (RSUD). Fungsi sosial rumah sakit juga harus berjalan, bukan melulu soal penerimaan daerah," terang teddy. Terkait biaya pengobatan, dirinya akan mengusahakan melalui Jamkesmas.

( Wahyu Wijayanto / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 11:15 wib
Dibaca: 36
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 116
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 102
27 Mei 2012 | 10:40 wib
Dibaca: 72
27 Mei 2012 | 10:30 wib
Dibaca: 98
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER