
TERNATE, suaramerdeka.com - Sudah dua hari terakhir antrean panjang konsumen terjadi di semua SPBU di Kota Ternate, Maluku Utara. BBM sedang langka di pulau itu, dan hal itu diakui administrator PT Pertamina setempat.
SPBU di kawasan Kampung Pisang Ternate misalnya, sejak Selasa (7/2) pagi sudah terjadi antrean, baik dari dua arah jalan di SPBU itu. Dari arah selatan SPBU tersebut, antrean mencapai tiga kilometer, sedangkan dari arah selatan capai dua kilometer. Sebagian dari yang antre tersebut kendaraan yang tidak kebagian BBM, Senin (6/2) kemarin.
Kepala Perwakilan Wira Penjualan PT Pertamina Ternate, Sindo mengatakan, terjadinya antrean panjang di SPBU tersebut bukan karena terjadinya kelangkaan BBM di daerah ini. Pertamina Ternate selama ini menyalurkan BBM ke setiap SPBU setiap hari sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing SPBU mendapat 25 ton per hari, baik solar maupun premium.
Sindo juga memberi jaminan kalau pasokan BBM saat ini masih aman. Sehingga berapapun permintaan SPBU akan dilayani, karena suplai BBM ke SPBU itu tergantung permintaan SPBU.
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Ternate, Tamrin Marsaoli mengatakan, Pemkot Ternate akan segera memanggil semua pengelola SPBU di daerah ini untuk menanyakan penyebab terjadinya antrean panjang tersebut. Jika penyebab terjadinya antrean panjang tersebut karena praktik pengelola SPBU yang melanggar ketentuan, misalnya menjual BBM bersubsidi ke pihak tidak berhak, maka Pemkot akan memberikan sanksi tegas.
( Ant / CN31 )