
JAKARTA, suaramerdeka.com - Selasa (7/2), Polisi memasang kawat berduri sebagai pagar di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Kawat berduri tersebut dipasang di gerbang Kemendagri hingga trotoar.
Pemasangan kawat berduri ini dilakukan usai insiden kericuhan dengan warga Tanah Merah yang nekat membangun kakus. Sekitar 300 polisi masih tampak berjaga di kantor yang terletak di ring I itu. Mereka duduk-duduk di depan jalur hijau yang ada di depan kantor Menteri Gamawan Fauzi itu.
Ketua Forum Tanah Merah Bersatu M Huda menyatakan warga hanya ingin agar status penduduk mereka diakui dengan mendapatkan KTP. "Kenapa pemain sepakbola asing dengan mudah dapat kewarganegaraan sedangkan kami yang WNI, hafal Pancasila dan hafal Indonesia Raya tidak jelas kewarganegaraannya," keluhnya.
Sebelumnya, 300 personel gabungan Satpol PP dan Polres Metro Jakarta Pusat menyambangi lokasi tersebut pukul 10.30 WIB.
Petugas yang mengenakan tameng dan pentungan dengan sigap merobohkan tenda-tenda pendemo dan toilet permanen yang didirikan warga Tanah Merah dengan martil besar. Aksi ini kemudian mendapat perlawanan dari pendemo, yang berusaha menyelamatkan barang-barang yang diambil petugas Satpol PP.
( dtc / CN32 )