
BREBES, suaramerdeka.com - Harga jual bawang merah di Kabupaten Brebes yang semula anjlok, kini mulai merangkak naik. Kondisi itu dipicu sedikitnya stok di tingkat petani, sementara permintaan tinggi. Selain itu, bawang impor juga tidak banyak yang masuk pasaran Brebes.
Semula harga bawang di Brebes jatuh antara Rp 2.000/kg hingga Rp 2.500/kg. Namun, kini mengalami kenaikan tajam. Untuk bawang gedengan kering harganya telah mencapai Rp 6.500/kg. Sedangkan untuk bawang rogolan tembus hingga Rp 7.500/kg.
"Setelah petani demo turun ke jalan menolak bawang impor, harga bawang lokal kini terus naik," kata Benny Susanto (30) petani dan pedagang bawang di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes, Selasa (7/2).
Menurut dia, harga bawang merangkak naik dalam dua pekan terakhir. Bahkan, kini untuk jenis gedengan sudah mencapai Rp 6.500/kg dan rogolan Rp 7.500/kg. Kenaikan itu terjadi karena kurang bagusnya hasil panen akibat terpengaruh cuaca. "Saat ini harganya cukup bagus, karena di atas break even point. Sehingga, petani bisa memetik keuntungan," terangnya.
Hal senada dikatakan makmuri (40), petani lainnya. Dia berharap, harga seperti itu bisa bertahan lama. Sehingga, petani bisa benar-benar menikmati hasil, setalah lama merugi. "Kalau harganya seperti ini kami masih bisa untung," tuturnya.
( Bayu Setiawan / CN33 / JBSM )