
BUKITTINGGI, suaramerdeka.com - Gunung Marapi di daerah Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (7/2) pagi, kembali menyemburkan abu vulkanik. Semburan abu vulkanik dari gunung yang memiliki tinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu diperkirakan setinggi 300 meter dari puncak gunung dan berlangsung selama 10 menit.
Abu vulkanik gunung berwarna hitam diperkirakan jatuh di sekitar lereng gunung. Sekitar 5 menit abu vulkanik gunung menghilang, gunung terlihat menyemburkan kembali abu vulkanik.
Semburan abu vulkanik yang kedua kalinya itu hanya berlangsung 4 menit dengan ketinggian abu 50-100 meter dari pucak gunung. Abu vulkanik jatuh di sekitar kawah gunung. Setelah semburan abu vulkanik yang kedua kalinya itu, gunung ini terlihat menyemburkan asap putih tebal setinggi 300-500 meter dari puncak kawah.
Semburan asap putih tebal dari gunung berlangsung lama sekitar 30 menit. Belum lagi, asap putih tebal menghilang kembali muncul lagi asap putih dari dalam kawah gunung. Hingga pukul 08.45 WIB, gunung masih terlihat mengeluarkan asap putih tebal. Asap putih tebal tersebut terlihat jelas dari Bukittinggi. Asap putih tebal itu tampak menyatu dengan kabut yang menyelimuti sebagian puncak gunung.
Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bukittingi, Warseno, meminta warga yang tinggal di bawah kaki gunung agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi larangan mendaki sampai 3 km dari puncak gunung.
( Ant / CN31 )