
KUDUS, suaramerdeka.com - Pemkab Kudus menganggarkan dana untuk pembenahan infrastuktur sebesar Rp 63 miliar dalam RAPBD 2012. Saat ini fasilitas publik seperti jembatan dan jalan mengalami kerusakan.
Bupati Kudus, Mustofa, mengatakan lebih dari setahun banyak infrastruktur jalan di Kudus kondisinya rusak dan tidak layak pakai, tetapi belum tersentuh perhatian. Khususnya jalan yang merupakan akses menuju wisata religi, sekaligus mencari solusi agar tidak terjadi kemacetan.
"Tahun ini kami prioritaskan membenahi infrastruktur," kata Mustofa dalam rapat paripurna Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Kudus, di DPRD Kudus, Senin (6/2).
Bupati merinci, anggaran tersebut untuk pembangunan 25 ruas jalan sebesar Rp 40 miliar. Pembangunan dua jembatan sebesar Rp 1,9 miliar. Rehabilitasi atau pemeliharaan jalan dan peningkatan dua ruas jalan sebesar Rp 6,6 miliar.
Selain itu, pemeliharaan tiga ruas jalan juga dikerjakan dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 6,6 miliar. Di bagian pedesaan juga dibangun 36 ruas jalan dan tiga jembatan senilai Rp 7,8 miliar.
Ruas jalan yang dianggarkan antara lain untuk akses ke wisata religi Sunan Muria di Desa Colo Kecamatan Dawe. Yakni perbaikan jalan mulai Colo-Dukuh Waringin Jalan Dawe-Soco Jalan Dukuh Waringin-Tergo Jalan Kuwukan-Pandak Jalan Cranggang Wetan-Tergo dan jalan Tergo-Glagah. "Untuk perbaikan jalan lainnya bisa dibahas oleh rapat komisi masing-masing," ujarnya.
( Zakki Amali / CN32 / JBSM )