panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Februari 2012 | 22:30 wib
Kasus Suap Kemenakertrans
Sindu Mengaku Hilangkan Dokumen


JAKARTA, suaramerdeka.com -
Mantan pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sindu Malik Pribadi mengaku dirinya pernah menghancurkan sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan kasus suap alokasi dana anggaran Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) di Kemenakertrans. Sindu memerintahkan istrinya, Rohyati untuk membakar dokumen tersebut sehari setelah dua pejabat Kemenakertrans ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sindu memerintahkan istrinya, Rohyati untuk membakar dokumen tersebut sehari setelah Kabag Evaluasi, Program dan Pelaporan Ditjen Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans, Dadong Irbarelawan dan Sesditjen P2KT Kemenakertrans I Nyoman Suisnaya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Iya pernah. Dokumennya banyak, sebetulnya tidak berkaitan dengan dana PPID," kata Sindu saat bersaksi di sidang terdakwa Dadong di Pengadilan Tipikor, Senin (6/2).

Sindu yang diketahui sebagai konsultan anggaran ini juga meminta istrinya untuk menyembunyikan mobil Kijang Innova miliknya. Hanya saja, ia membantah bahwa dokumen dan mobil terkait dengan kasus suap PPID. Kesaksian Sindu tersebut diragukan oleh tim jaksa penuntut umum dari KPK.

Jaksa M.Rum menilai perbuatan Sindu yang menghilangkan dokumen dan mobilnya sangat janggal. Atas kecurigaan jaksa, Sindu beralasan bahwa hal tersebut dilakukannya karena khawatir terseret dengan kasus yang menjerat Dadong dan Nyoman.

"Saya terlalu takut, sangat ketakutan, saya belum pernah mengalami hal seperti ini, saya hanya insting saja, sudahlah bakar saja," ujar Sindu.

Istri Sindu, Rohyati yang juga dihadirkan dalam persidangan mengakui telah diminta suaminya untuk membakar sejumlah dokumen dan membawa pergi mobil Innova. "Saat itu memang kebetulan saya sedang bersih-bersih saja. Tapi kalau yang bawa kabur mobil itu tidak terjadi, tapi perintah memang ada," ungkap Rohyati.

( Mahendra Bungalan / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 14:09 wib
Dibaca: 43
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 150
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 270
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 127
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER