
MANILA, suaramerdeka.com - Menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan 6,8 pada skala Richter (SR), Senin (6/2), di pulau ketiga terbesar di Filipina, sebuah peringatan tsunami dikeluarkan. Badan kegempaan Amerika, USGS, menginformasikan, gempa terjadi sekitar 11:49 waktu setempat, sekitar 70 kilometer kota pantai Dumaguete, pulau Negros Filipina.
Peringatan tsunami tingkat 2 untuk dikeluarkan oleh Lembaga Vulkanologi dan Seismologi Filipina untuk daerah-daerah di sepanjang Selat Tanon, antara Negros dan pulau tetangga Cebu.
Saat gempa terjadi, getarannya yang berlangsung antara tiga dan lima menit itu sempat mengagetkan tamu dan pegawai Circle Inn Hotel di kota Bacolod, Negros. "Kami merasa gemetar," kata seorang resepsionis hotel itu. "Para tamu semua keluar gedung. Tapi semua orang di sini baik-baik saja," tambahnya.
Peringatan waspada gelombang tsunami tersebut satu tingkat di bawah peringatan tsunami tertinggi, yakni tingkat 3. Berdasar peringatan ini, warga disarankan untuk mewaspadai gelombang yang tidak biasa dan agar menjauh dari garis pantai. Meski demikian, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menginformasikan, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan untuk wilayah Pasifik dan Hawaii.
( CNN , Linda Putri / CN33 )