
YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - UGM mengadakan acara pisah sambut pergantian pengurus Majelis Wali Amanat (MWA) di Balairung. Acara yang dikemas suasana santai itu tak ubahnya sebagai acara reunian bagi para anggota MWA periode 2002-2007 dan periode 2007-2012.
Tampak hadir mantan Menteri Pendidikan Nasional Prof Dr Malik Fadjar selaku anggota MWA UGM tahun 2002-2007 dan penyair Taufiq Ismail selaku anggota MWA tahun 2007-2012.
Prof Dr Amien Rais sebagai mantan Ketua MWA 2007-2012 mengaku menjabat Ketua MWA memiliki kenangan manis tersendiri dalam hidupnya. Dia sangat bersyukur, saat menjabat Ketua MWA, tidak terjadi gejolak dan konflik antar lembaga di lingkungan UGM.
"Kalau ada dalam rentang hidup saya sepanjang ini yang saya nikmati sebagai sweet memory adalah memimpin MWA. Tidak ada gejolak dan konflik, kita bersyukur. Jika partner kita di UI, gonjang ganjing, kita tenang-tenang saja," katanya sumringah.
Kepada kepengurusan MWA masa transisi yang diketuai Prof Dr Sofian Effendi MPIA, dengan tegas Prof Amien berharap koleganya itu bisa memimpin MWA dengan baik dan menjalankan proses suksesi kepemimpinan dengan baik dan lancar. "Kebetulan pak Sofian yang jadi ketua, jadi rektor pun sudah, jadi alif ba ta UGM sudah mengetahui, sehingga bisa berjalan lebih smooth dan kondusif sesuai rencana," harapnya.
Prof Sofian Effendi dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas amanah yang diberikan untuk memimpin organ tertinggi di UGM. "Semua tahu persis bahwa tugas kami tidak ringan. Harus mengawal UGM dalam proses transisinya menjadi sebuah perguruan tinggi otonom yang baru," katanya.
( Bambang Unjianto / CN31 / JBSM )