panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 Februari 2012 | 22:04 wib
Harga Gabah Tinggi, Picu Kenaikan Beras


SEMARANG, suaramerdeka.com - Selama Januari 2012, harga gabah kering giling di tingkat petani naik 2,45% dibanding Desember 2011. Rata-rata harga gabah kering giling naik mencapai Rp 4.860 per kilogram dari Rp 4.743 per kilogram .

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Jam Jam Zamachsyari mengatakan, selain gabah kering giling, harga gabah kering panen (GKP) naik 9,48% persen dari Rp 4.219 per kilogram pada Desember 2011 menjadi Rp 4.619 per kilogram. Untuk kelompok kualitas rendah naik 2,87% dari Rp 3.786 per kilogram pada Desember 2011 menjadi Rp 3.895 per kilogram.

"Harga gabah di Jateng lebih bagus dibanding daerah lainnya," ujarnya.

Di tingkat petani, harga gabah tertinggi pada Januari mencapai Rp 5.200 per kilogram, yang berasal dari transaksi kelompok gabah kualitas gabah kering giling dengan varietas IR 64 yang berasal dari Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, dan gabah kualitas gabah kering panen di Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.

Sementara harga terendah di tingkat petani Rp 3.500 per kilogram berasal dari kelompok gabah kualitas rendah varietas Ciherang yang terdapat di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Ditambahkan, kenaikan harga gabah juga terjadi di tingkat penggilingan. Rata-rata harga gabah kelompok gabah kering giling pada Januari 2012 naik 2,36% dari bulan sebelumnya, yakni dari Rp 4.807 menjadi Rp 4.921 per kilogram. Untuk kelompok kualitas gabah kering panen naik 9,32% dari Rp 4.260 per kilogram menjadi Rp 4.657 per kilogram.

Harga terendah tingkat penggilingan senilai Rp 3.500 per kilogram berasal dari kelompok gabah kualitas rendah varietas Ciherang di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. "Gabah kualitas rendah naik 2,7% dari Rp 3.834 per kilogram menjadi Rp 3.938 per kilogram," tuturnya.

Menurutnya, bila melihat harga gabah di tingkat produsen yang sudah tinggi, maka wajar bila harga beras di pasaran juga ikut naik. Berdasarkan survei BPS, harga beras IR 64 super / C4 I yang biasa dikonsumsi masyarakat naik 2,61% dari Rp 8.668 per kilogram pada Desember 2011 menjadi Rp 8.894 per kilogram di Januari 2012. Beras jenis IR 64 I / C4 II naik 3,95% dari Rp 8.010 menjadi Rp 8.376 per kilogram.

( Fani Ayudea / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 132
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 244
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 121
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 200
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER