panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 Februari 2012 | 20:47 wib
Bawang China Mengandung Bakteri Berbahaya

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Bawang merah impor ilegal asal China yang beredar di Indonesia mengandung bakteri berbahaya. Bahkan bakteri dalam bawang merah itu bisa berpindah ke tanaman pangan lain dan berakibat kerusakan.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan, bakteri di bawang merah itu berbahaya bagi tanaman pangan dan manusia karena mengandung organisme pembawa penyakit. Namun Menteri Pertanian mengaku bingung proses masuknya bawang merah tersebut.

"Namanya organisme pembawa penyakit, OPTK tumbuhan karantina, apalagi seperti benih-benih ini kalau masuk kemudian bisa menular dalam bentuk bakteri atau yang lain yang kemudian bisa menimbulkan dampak kerusakan tanaman termasuk mungkin juga gagal panen dan sebagainya. Untuk ke manusia sendiri ketika dikonsumsi ada suatu bakteri atau virus yang bisa juga mengganggu kesehatan bisa-bisa akan terjadi juga hal seperti itu," ujarnya.

Menteri Pertanian Suswono mengakui, maraknya impor bawang yang beredar di pasar Indonesia diakibatkan ada kesalahan dalam tata niaga bawang merah. Sebelumnya, 20 kontainer berisi bawang merah ilegal pernah masuk tanpa melalui proses karantina dan pemeriksaan keamanan pangan. Bawang merah ilegal asal China itu kemudian dimusnahkan.

( KBR / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 132
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 243
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 121
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 200
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER