
WONOGIRI, suaramerdeka.com - Selama setahun terakhir ini, Bank Jateng Cabang Wonogiri telah menyalurkan kredit sebanyak Rp 515 miliar. Jumlah ini, terhitung naik 19,23 persen dibandingkan dengan tahun 2010. Untuk penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), mencapai Rp 422 miliar atau meningkat 43,81 persen.
Demikian diungkapkan oleh Pemimpin Bank Jateng Cabang Wonogiri, Adi Cahyono, bersamaan dengan upacara penyerahan hadiah mobil Avanza, yang merupakan hadiah undian utama dari tabungan Bima periode II. Penyerahannya dilakukan oleh Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, dengan didampingi Pemimpin Bank Jateng Cabang Wonogiri, Adi Cahyono. Bersamaan itu, juga diserahkan hadiah masing-masing tiga sepeda motor Honda Revo, LCD, almari es dan laptop. Usai penyerahan hadiah, dilanjutkan olahraga pertandingan voli melawan tim Bupati Wonogiri.
Menurut Adi Cahyono, dari data tersebut di atas, maka Loan Deposit Ratio (LDR) mencapai 122 persen. Artinnya, ungkap Adi, semua dana yang dihimpun telah disalurkan secara berlebih kepada masyarakat. Selaras dengan data statistik Bank Indonesia (BI) per 30 Nopember 2011, angka LDR perbankan se Wonogiri mencapai 131 persen.
''Untuk tahun 2012, kami merencanakan peningkatan penyaluran kredit mencapai 20 persen dari pencapaian di tahun 2011,'' ujar Adi sembari menambahkan tentang upaya Bank Jateng untuk menjadi Bank Regional Champion di tahun 2014.
Peningkatan ini, tentunya dapat dimanfaatkan masyarakat, melalui pemanfaatan kredit program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bunganya turun menjadi 13 persen per tahun, Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang bunganya hanya 5 persen per tahun, dan jenis kredit lain seperti Kredit Pegawai atau personal loan dan lain-lainnya.
Hadiah utama mobil Avanza, dimenangi oleh Ny Endang Wuryaningsih, guru SMP negeri 1 Selogiri. ''Sebagai wujud rasa syukur kami, hadiah mobil ini tidak akan saya jual, meski kami juga sudah memiliki mobil,'' ujar Endang sembari menyebutkan dirinya tidak pernah mendapatkan mimpi apa pun terkait dengan kemenangannya ini. Dia menyatakan, memiliki saldo tabungan Bima sebanyak Rp 40 juta, uang dari tunjangan sertifikasi guru.
Menurut Adi Cahyono, dari Rp 422 miliar DPK yang dihimpun di tahun 2011, jumlah dana dari Tabungan Bima mencapai Rp 156 miliar berasal dari 24.102 penabung. Tabungan Bima, imbuh Adi Cahyono, memberikan hadiah yang diundi dua kali dalam setahun. Hadiah yang disediakan berupa 68 mobil, 204 sepeda motor, berikut masing-masing 170 alamari es, laptop dan LCD.
( Bambang Purnomo / CN34 / JBSM )