
BUCHAREST, suaramerdeka.com - Cuaca dingin luar biasa yang sedang mencengkeram Eropa Tengah dan Timur menimbulkan kecemasan mengenai pasokan gas pemanas di delapan negara.
Jurubicara komisaris energi Uni Eropa kemarin (3/2) mengatakan, telah terjadi penurunan pengiriman gas di seluruh Eropa tengah dari Italia ke Polandia. Pengurangan itu juga dialami Austria, Yunani, Rumania, Hungaria, Slowakia dan Bulgaria.
Pengekspor gas Rusia Gazprom mengumumkan, pihaknya menambah pengiriman melalui jaringan pipa Ukraina. Tapi ada kekhawatiran terulangnya krisis gas tahun 2009, ketika perseteruan politik antara Moskow dan Kiev menyebabkan pengiriman gas dihentikan selama dua minggu.
Gelombang dingin dengan suhu yang anjlok hingga minus 32 derajat Celsius masih melanda benua bitu, Eropa. Suhu ekstrim telah merenggut ratusan nyawa dan menyebabkan jalan-jalan ditutup, penerbangan dibatalkan, dan kereta tak berjalan.
Salju tebal yang melanda Italia memaksa pihak berwenang Roma menutup Colosseum dan Roman Forum. Salju diperkirakan akan lebih banyak turun hingga awal pekan nanti.
( Reuters , Linda Putri / CN33 )