
LUWU TIMUR, suaramerdeka.com - Aparat Kepolisian Resort Luwu Timur mengamankan dua ton timbunan BBM jenis solar dan premium dari tangan warga. BBM timbunan itu diamankan dari seorang pria berinisial AT (53), warga Jalan Sipon, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan.
Menurut Wakapolres Lutim Kompol Cahyo Widiarso, laporan datang dari warga curiga adanya penimbunan BBM. Pasalnya pada waktu menjelang pagi hari, warga seringkali melihat sebuah mobil pick up SPBU Wotu dan Tomoni hilir mudik di depan rumah tersebut.
Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan. Ternyata, di pekarangan rumah AT didapati 1,5 ton solar dan 0,5 ton premium beserta puluhan jeriken yang berada di dalam sebuah mobil Panther milik AT. "BBM tersebut diamankan karena AT tidak memiliki izin pengangkutan dan penampungan," jelas Cahyo, Sabtu (4/2).
Menurut pengakuan AT, BBM diangkut dari SPBU dengan cara melakukan pengisian BBM secara berulang-ulang dan kemudian ia tampung. Tidak hanya itu, AT juga mengaku menggunakan mobil pikap yang tangkinya telah dimodifikasi; sehingga dapat menampung 200 liter BBM dari kapasitas normal yakni 50 liter.
Polisi kini terus mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan penimbun BBM lainnya yang sering menyebabkan kelangkaan BBM di Luwu Timur. "Kami masih terus mendalami kasus ini, termasuk adanya indikasi penjualan BBM bersubsidi yang marak diperjualbelikan ke sejumlah industri," tegas Cahyo.
( MIOL / CN33 )