
JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi V DPR akan kembali memanggil Direksi Lion Air dan Menteri Perhubungan (Menhub). Pemanggilan itu terkait dengan tertangkapnya pilot Lion yang sedang menghisap sabu-sabu.
"Dalam kasus terdahulu, sudah kita panggil. Kok tidak ada kapoknya? Tertangkapnya pilot yang sedang menghisap sabu-sabu, menunjukkan ada yang tidak beres dengan manajemen pembinaan kru maskapai tersebut," kata anggota Komisi V, M Arwani Thomafi, dalam pesan singkatnya, Sabtu (4/2).
Oleh karenanya, dia mendesak persoalan itu jangan dilokalisir hanya persoalan moral pilot semata. Sebab, maskapai harus ikut bertanggung jawab atas kejadian itu.
"Saya mendesak Dirjen Perhubungan Udara untuk memberi peringatan keras kepada Lion. Copot lisensi pilot. Segera dilakukan audit terhadap manajemen Lion, khususnya terkait manajemen pembinaan kru," tegasnya.
Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu juga mendesak adanya pengecekan kesehatan. Termasuk di dalamnya adalah tes urin dan narkoba kepada kru setiap menjelang terbang. "Ini sudah mengkhawatirkan. Di mana jaminan keselamatan para penumpang? Ini semakin menegaskan adanya problem besar terkait aspek keselamatan transportasi di negara ini," tegasnya.
( Saktia Andri Susilo / CN31 / JBSM )