panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Februari 2012 | 13:09 wib
Prof Sofian Effendi Terpilih Jadi Ketua MWA UGM


YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Mantan Rektor UGM Prof Dr Sofian Effendi MPIA terpilih menjadi ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UGM setelah dilakukan pemilihan di kantor Dikti Jakarta. Prof Sofian Effendi didampingi Dr Supomo MSi sebagai sekretaris, bersama 21 anggota lainnya dalam waktu dekat akan bertugas menyelenggarakan pemilihan rektor (Pilrek).

Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga (ART) UGM, Pilrek dilaksanakan selambat-lambatnya tiga bulan sebelum masa jabatan rektor berakhir. Rektor UGM Prof Ir Sudjarwadi MEng PhD harus mengakhiri jabatannya pada Mei 2012. Namun dikarenakan Prof Sudjarwadi memasuki masa pensiun per 1 April, sehingga Pilrek dimajukan pada bulan Maret 2012.

"Tugas mendesak MWA adalah memilih rektor karena pesannya menteri pada waktu sebelum pemilihan, supaya sebelum pak Djarwadi pensiun, sudah terpilih rektor baru supaya tidak ada komplikasi administrasi," kata Prof Sofian saat dihubungi wartawan.

Dia menambahkan, rencananya pertengahan Februari ini akan ada proses pendaftaran dan penjaringan calon rektor. Saat ini tengah digodok aturan mekanisme pemilihan rektor dan pembentukan panitia pemilihan. "Sekarang sedang diformulasikan, mudah-mudahan satu-dua minggu ini selesai," katanya.

Menurutnya, MWA UGM akan bertugas hingga ada UU baru yang mengatur pengelolaan perguruan tinggi. Sampai saat ini masih menggunakan aturan PP 66 tahun 2010 yang masa tugas MWA berakhir sampai bulan Desember 2013. "Jadi kita bertugas sampai 23 bulan ke depan, sampai ada UU yang baru," ujarnya.

Dalam mengawal dan melaksanakan pemilihan rektor, Prof Sofian berharap nantinya akan terpilih rektor yang bisa melakukan tugasnya dalam mengawal pelaksanaan proses transisi UGM dari PT BHMN menjadi perguruan tinggi yang otonom. Selain itu mampu menjawab tantangan dan peluang yang dihadapi UGM pada tahun-tahun mendatang. "Semua itu memerlukan seorang rektor yang visioner," tandasnya.

( Bambang Unjianto / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 110
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 225
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 105
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 194
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER