
BASRA, suaramerdeka.com - Irak kembali diguncang bom bunuh diri. Bom bunuh diri di selatan kota Basra itu mengakibatkan 32 peziarah dari kelompok Syiah tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka.
Pelaku menyamar sebagai polisi saat peziarah sedang menuju masjid Syiah di kota Basra dalam rangka pelaksanaan Ibadah Arbain, Sabtu (14/1). Ahmed al-Sulaiti, Kepala Deputi Dewan Provinsi Basra, mengatakan 32 orang tewas.
Perayaan Arbain sudah menjadi target teroris sejak Amerika Serikat menangkap Saddam Husein. Serangan telah membunuh lusinan penduduk Irak sejak Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki, mengeluarkan perintah penangkapan Wakil Presiden Irak.
( Reuters / CN34 )