
KUDUS, suaramerdeka.com - Penyebaran AIDS di Kabupaten Kudus terbilang cukup mengkhawatirkan. Merujuk pada tahun 2011 lalu, pada Februari jumlah pengidap AIDS sebanyak 34 orang, namun pada Juni jumlahnya melonjak menjadi sekitar 70-an.
Ketua Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat (PIKM) Kudus Muhammad Saifuddin mengutarakan hal itu, Jumat (3/2). "Kenaikan pengidap AIDS di Kudus cukup tinggi. Tahun lalu, kenaikannya sungguh sangat mengagetkan," katanya.
Sebagai upaya menekan penyebaran penyakit yang menyerang kekebalan tubuh tersebut, PIKM bersama dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) pun gencar menyosialisasikan bahaya AIDS ini. "Tidak hanya di kalangan orang dewasa, penyakit
ini juga harus diwaspadai penularannya di kalangan usia produktif, yakni mereka yang berumur antara 15 hingga 24 tahun," ujarnya.
Salah satu organisasi yang seringkali menggelar sosialisasi bahaya aids di sekolah-sekolah SMA di Eks Karesidenan Pati, ini pun tergerak melebarkan sayap untuk menyosialisasikan bahaya aids hingga siswa SMP.
"Usia produktif ini masa-masa rawan yang harus diantisipasi agar mereka tidak terjerumus di pergaulan bebas. Karena itu, kini sasaran sosialisasi PIKM juga tidak hanya siswa-siswa SMA, tetapi berkembang hingga ke siswa SMP," tegas Muhammad Saifuddin.
( Rosidi / CN32 / JBSM )