panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Februari 2012 | 08:19 wib
Ekspor dari Solo ke Eropa Naik 50 Persen

 

SOLO, suaramerdeka.com - Meski krisis ekonomi di negara-negara Eropa hingga kini masih belum juga reda, namun kawasan tersebut masih mendominasi ekspor berbagai komoditas dari Solo.

Dari total nilai ekspor selama 2011 sebesar 53.826.324,55 Dolar AS, berdasar surat keterangan asal (SKA) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, hampir 50 persen atau senilai 23.844.870,00 Dolar AS dari negara negara di Eropa.

Sementara ekspor ke negeri Paman Sam nilainya sekitar tiga puluh persen (30 persen), yakni 18.709.388,96 Dolar AS. Sisanya tersebar ke berbagai negara di Asia seperti China, Singapura, Jepang, Hongkong, Korea, Thailand, Malaysia, dan India.

Selanjutnya ke negara-nagara di Afrika, Timor Tengah, dan Afrika, dan Australia. Seperti Mesir, Afrika Selatan Argentina, Brasil, Qatar, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab. Dari Benua Eropa, Jerman adalah negara di Eropa yang nilainya paling besar yakni, 6.986.714,38 Dolar AS.

Disusul Belanda senilai 4.303.648,05 Dolar AS, Inggris senilai 3.462.657,63 Dolar AS, dan Italia 3.073.548,76 Dolar AS.  "Krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa ternyata tidak begitu berpengaruh terhadap lalu lintas ekspor kami," ujar Kepala seksi Perdagangan Luar Negeri Disperindag Surakarta Endang K Maharani, Jumat (3/2)

Sementara, Ketua Asmindo Solo David R Wijaya mengatakan, sebelum krisis para pelaku ekspor sudah mencoba berekpansi ke berbagai negara, misalnya ke Asia, Afrika, Timor Tengah, dan Amerika Latin. "Namun hingga kini hasilnya belum juga optimal. Ekspor ke Eropa dan Ametika Serikat masih tetap dominan karena pasarnya memang sudah terbentuk," ujarnya.

Dari 18 komoditas ekspor di 2011, tekstil dan produk teksti (TPT) adalah komoditas paling tinggi nilainya yakni 26.600.197,37 Dolar AS. Disusul batik dan mebel masing-masing 12.827.435.55 Dolar AS dan 7.895.748,57 Dolar AS.

( Langgeng Widodo / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 29
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 194
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 93
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 183
27 Mei 2012 | 12:39 wib
Dibaca: 120
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER