
GOTONG ROYONG: Anggota Koramil 12 bersama masyarakat memulihkan jalur Karangsengon-Karangpoh wilayah Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung, Brebes, yang sempat tertimbun longsor, Kamis (2/2). (suaramerdeka.com/Teguh IT)
BREBES, suaramerdeka.com - Jajaran Koramil 12 Bantarkawung, Brebes, Kamis (2/2), kembali turun ke lokasi bencana tanah longsor, Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung. Jika sebelumnya mereka membantu membersihkan material longsor yang menutup jalan, kali ini mereka melakukan perkuatan talut jalan untuk memperlancar lalu lintas warga dan kendaraan.
Kegiatan yang dilakukan di ruas jalan Karangsengon-Karangpoh tersebut dilakukan secara bergotongroyong bersama warga masyarakat.Selain itu memulihkan jalur lalu lintas warga, mereka juga membantu membersihkan material longsor yang menimpa rumah warga di Dukuh Petinggi. Di dukuh itu, tiga rumah milik Asman (31) dan Kirno (35), bagian dapurnya rusak terkena longsoran tanah.
Danramil 12 Bantarkawung Kapten Inf Iskandar Subehi menyatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari karya bhakti TNI dalam membantu masyarakat, khususnya sisi perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum, sehingga roda perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Selain membantu upaya tanggap bencana, kegiatan tersebut juga akan semakin mendekatkan TNI kepada masyarakat. "TNI adalah abdi masyarakat, jadi selalu siap jika dibutuhkan dan tanggap ketika terjadi bencana," katanya.
Sementara Kepala Desa Cinanas Toat Riyono melaporkan lokasi bencana telah ditinjau oleh Dinas ESDM Provinsi Jateng yang diwakili oleh Bagian Pemetaan Daerah Rawan Longsor, Munawar ST. Dengan didampingi Sekcam Rohman SH dan Danramil 12 Bantarkawung Kapten Inf Iskandar Subehi, petugas ESDM tersebut melihat langsung lokasi bencana di Dukuh Petinggi, Karangpoh dan Karangsengon.
"Kami belum mengetahui hasil tinjauan, apakah nantinya warga harus relokasi atau tidak," katanya.
Pada bagian lain, pihaknya mengapresiasi karya bhakti TNI dalam membantu masyarakat menghadapi musibah tanah longsor. "Jalur lalu lintas kini sudah mulai pulih kembali sehingga mobilitas dan pemasaran hasil pertanian kembali lancar" katanya.
Camat Bantarkawung melalui Sekcam Rohman SH meminta warga tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini diperlukan untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari bencana. "Datangnya bencana tidak dapat diprediksi. Kami minta saat turun hujan warga mengungsi untuk menjaga kemungkinan terburuk yang bisa terjadi," katanya.
( Teguh Inpras Tribowo / CN34 / JBSM )