panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Februari 2012 | 20:01 wib
Ketua MA: Rasa Keadilan Setiap Hakim Berbeda

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rasa keadilan setiap hakim berbeda. Vonis bisa menjadi pertanggungjawaban individu bukan lembaga keadilan. Pertanggungjawaban individu ini akan berlangsung di dunia sampai akhirat.

Penegasan itu disampaikan Ketua Mahkamah Agung (MA), Harifin Andi Tumpa, di Jakarta, Kamis (2/2) menyikapi hukuman 130 hari penjara untuk Rasminah yang dituduh mencuri piring majikannya.

Hukuman ini dinilai berbagai kalangan tidak memenuhi rasa keadilan. Terjadi beda pendapat pada putusan kasasi Mahkamah Agung tersebut. Tiga orang menyatakan bersalah dan seorang menyatakan Rasminah bebas.

Tumpa menyatakan, bahwa hakim mempunyai kemandirian yang harus dihormati masyarakat. Keadilan yang tumbuh di masyarakat tidak bisa mempengaruhi independensi keputusan hakim dalam setiap perkara.

"Hakim juga harus menegakkan hukum dan nilai-nilai keadilan yang tumbuh di masyarakat. Putusannya adalah kemandiriannya. Hakim telah memberikan pertimbangan yang cukup," kata pria yang akan purna tugas pada 1 Maret mendatang.

Tumpa menyatakan, tidak bisa melakukan intervensi terhadap keputusan Rasminah. Hal ini bila dikaitkan dengan dua hakim agung yang memutus Rasminah adalah hakim yang juga memutus kasus Prita Mulyasari. "Putusan ini hak prerogatif hakim. Ini akan dipertanggungjawabkan dunia sampai akhirat," tandasnya.

( Budi Yuwono / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 27
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 179
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 90
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 178
27 Mei 2012 | 12:39 wib
Dibaca: 115
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER