
Kudus, suaramerdeka.com - Selama kurang lebih satu pekan ini harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kudus anjlok. Cabai merah kriting yang paling tinggi tingkat konsumsinya kini anjlok dari harga Rp 25.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram. Penurunan harga ini dikarenakan stok di pasaran melimpah. Pasokan yang cukup tinggi, serta permintaan yang berkurang, membuat harga cabai semakin turun.
"Faktornya karena barangnya banyak, padahal biasanya kalau musim hujan pasokan berkurang," Ujar Iyem (56), salah satu pedagang sayuran dan cabai di Pasar Kliwon, Kamis (2/2).
Selain cabai merah keriting, harga cabai merah besar juga turun. Hanya saja cabai yang biasa disebut cabai lompong ini harganya hanya turun Rp 5.000 per kikogram. Sebelumnya, harga cabai ini mencapai 30.000, sekarang turun menjadi Rp 25.000 per kilogram. Cabai jenis ini persediaan di pasaran juga cukup banyak. Sedangkan konsumsi masyarakat cukup rendah karena cabai ini lebih banyak digunakan sebagai pewarna makanan. Sedangkan rasa cabai ini kurang disukai karena kurang pedas.
Hal yang sama juga diungkapkan Suriah (40), salah satu pedagang cabai di Pasar Wergu Kudus. Menurutnya harga jual cabai memang turun karena dari pemasok harganya sudah diturunkan.
( Septina Nafiyanti / CN32 / JBSM )