panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Februari 2012 | 17:35 wib
KNKT Selidiki Kecelakaan Maju Jaya

BANDUNG, suaramerdeka.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ikut menurunkan timnya guna menyelidiki penyebab kecelakaan maut bus Maju Jaya di Sumedang yang menewaskan 12 penumpangnya.

Tim KNKT bergabung bersama Tim Dishub Jabar. Tim di antaranya akan mengungkap dugaan bus mengalami masalah rem blong sebelum masuk jurang sedalam 10 meter di antara jalur Malangbong-Wado.

Hal tersebut dikatakan Kadishub Jabar, Dicky Syaromi di Bandung, Kamis (2/2). "Secara administratif, bus itu tak ada masalah. Penyelidikan ini diharapkan bisa mengetahui secara persis penyebab kecelakaan," katanya.

Bahwa bus sedang ukuran tiga perempat itu masih laik jalan, didasarkan pada masih berlakunya masa uji kir yang dikeluarkan Dishub Sumedang, kendati akan berakhir pada 11 Februari mendatang. Demikian pula dengan izin trayek bus bernopol Z 7761 A itu.

Hasil penyelidikan menunjukan adanya faktor kelalaian, Dicky menegaskan izin trayek bus bakal dicabut. Pihaknya akan bertindak cepat dalam menangani perkara tersebut.

Hari ini, Kepolisian Sumedang juga melakukan olah TKP di Turunan Cae, Desa Sukajadi, Kabupaten Sumedang. Selain itu, enam orang saksi di sekitar lokasi dimintai keterangan.

Mereka yang dianggap mengetahui peristiwa naas itu adalah sopir dan kernet truk yang sempat ditabrak bus di bagian pantat dua kali, dan empat warga sekitar lokasi. Polisi tidak mau terburu-buru mengambil kesimpulan atas pendalaman yang dilakukan itu.

Polisi juga belum memeriksa sopir Asep Iwan (37). Pasalnya, dia termasuk korban luka. Selain itu, suasana psikologisnya juga menjadi perhatian.

"Kondisinya belum memungkinkan, harus tunggu izin dokter. Sangkaan juga belum bisa dikenakan karena harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan," jelas Kapolres Sumedang, AKBP Arman Achdiat.

Dia juga menjelaskan bahwa jumlah korban tewas akibat bus masuk jurang hingga kemarin berjumlah 12 orang. Sembilan penumpang di antaranya meninggal di lokasi.

Data RSUD Sumedang menyebutkan 3 penumpang mengalami luka berat, sedangkan 23 penumpang lainnya luka ringan. Total penumpang yang naik bus naas itu mencapai 38 orang.

( Setiady Dwi / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 25
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 175
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 87
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 177
27 Mei 2012 | 12:39 wib
Dibaca: 114
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER