
WARSAWA, suaramerdeka.com — Pemenang nobel sastra, Wislawa Szymborska, yang pernah disebut sebagai Mozart-nya puisi, meninggal dalam usia 88 tahun pada Rabu (2/2). Szymborska meninggal setelah menderita kanker paru-paru.
Pujangga yang dikenal pemalu ini meninggal di usia 88 tahun. "Dia meninggal dengan tenang dalam tidurnya," ujar Asisten Wislawa Szymborska, Michal Rusinek, seperti yang dikutip kantor berita PAP.
Szymborska menjadi terkenal saat dia menjadi pemenang nobel pada 1996. Wislawa menjadi orang Polandia keempat yang meraih penghargaan serupa.
Penulis drama yang juga presiden Cekoslowakia, Vaclav Havel, menyebut Wislawa sebagai perempuan pendiam, santun, dan menyenangkan.
Wislawa, yang juga kritikus sastra dan penerjemah puisi Perancis, menerbitkan puisinya dalam buku tipis setelah dihilangkannya sensor Stalin pada 1957. Dia tidak mengakui puisi-puisi sebelum periode itu, baik gaya sastra maupun isi mencerminkan zaman Stalin.
Karya-karya Wislawa di antaranya "Calling Out to The Yeti" yang diterbitkan pada 1957, yang membandingkan pemimpin Uni Soviet, Joseph Stalin, dengan makhluk salju yang mengerikan. Kemudian "People on The Bridge" yang diterbitkan pada 1986 dan "The End and Beginning" yang ditulis pada 1993.
Puisi-puisinya dapat dikenali karena menggunakan fabel, anekdot, dan metafora panjang. Tahun lalu, dia bahkan mendapatkan penghargaan sipil tertinggi di Polandia, The Order of The White Eagle, yang diberikan langsung Presiden Polandia Bronislaw Komoroski.
( RED , Diantika PW / CN27 / JBSM )