panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Februari 2012 | 13:34 wib
Daya Beli Normal
Awal Februari, Harga Beras Melonjak


MAGELANG, suaramerdeka.com – Hingga awal Februari, harga kebutuhan pokok (sembako) khususnya beras masih mahal. Bahkan, mengalami kenaikan Rp 200-Rp 300/kg dibanding akhir bulan lalu lantaran hingga saat ini belum panen raya.

Wawan, pedagang sembako di Pasar Gotong Royong mengatakan, sejak awal hingga akhir Januari lalu harga beras stabil tinggi. Selama itu, harga beras di angka Rp 8000 per kilogram. Lalu di awal bulan ini naik sedikit menjadi Rp 8.200/kg.

"Harga itu merupakan beras standar IR 64 kualitas tiga, sedangkan kualitas dua sekitar Rp 8.500/kg dan kualitas satu Rp 8.600/kg. Untuk yang Rp 8.600/kg berasal dari daerah Bandongan Magelang, sedangkan Rp 8.500/kg berasal dari Delanggu," ujarnya di kiosnya, Kamis (2/2).

Untuk beras yang lebih mahal lagi adalah mentik wangi yang harganya Rp 8.700-Rp 8.800/kg. Angka ini termasuk paling mahal dengan kualitas terbaik. Namun, sudah beberapa minggu ini stok mentik wangi kosong karena tidak ada suplai. "Jadi, kalau daerah lain harga beras hingga Rp 9000/kg, di Magelang belum sampai. Selain karena stok masih cukup, juga karena beras lokal dari Bandongan sedikit demi sedikit mulai panen sehingga menambah stok," paparnya.

Meski harga mahal, kata Wawan daya beli masyarakat masih normal. Dalam sehari, ia menjual 1-2 kwintal atau 1-2 ton per minggu. "Terjaganya harga ini juga karena distribusi Raskin yang lancar, sehingga dapat membantu masyarakat tidak mampu untuk membeli beras," katanya.

Hal senada disampaikan Nadziro (53), pedagang lain di pasar yang sama bahwa harga beras sedang mahal-mahalnya. Beras jenis IR 64 Rp 8.500-Rp 8.600/kg dan untuk jenis mentik wangi sudah mencapai Rp 9000/kg.

Untuk bahan pokok lainnya, kata Nadziro tidak semuanya naik. Untuk gula pasir mengalami kenaikan sebanyak Rp 500/kg dari Rp. 9.500/kg menjadi Rp 10.000/kg. Begitu juga dengan tepung terigu yang naik dari Rp 103.000/karung (isi 25 kg) menjadi Rp 112.000/karung.

( Asef Amani / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 22
27 Mei 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 166
27 Mei 2012 | 13:05 wib
Dibaca: 84
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 172
27 Mei 2012 | 12:39 wib
Dibaca: 112
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER