
JAKARTA, suaramerdeka.com - Selama ini istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun, Nunun Nurbaeti dikenal sebagai sosialita. Kini setelah menyandang status tersangka, pemilik PT Wahana Esa Sembada ini menyangkal hobinya mengkoleksi tas yang harganya mencapai ratusan juta rupiah tersebut.
"Saya enggak punya tas itu (Hermes)," bantah Nunun kepada pers di gedung KPK, Rabu (1/2).
Mengenakan kerudung coklat dan menjinjing tas merah berhias manik-manik, perempuan asal Sukabumi ini diketahui kerap menjadi tamu VIP dalam ajang pagelaran busana atau aksesoris kelas premium ini hadir di gedung KPK hari ini untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI.
Selaku tersangka, ia diduga memberikan suap berupa cek perjalanan kepada anggota IX DPR periode 1999-2004. Cek merupakan imbalan untuk memenangkan Miranda Swaray Goeltom dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI bulan Juni 2004.
( Mahendra Bungalan / CN34 / JBSM )