
SANAA, suaramerdeka.com - Insiden penculikan terhadap relawan asing terjadi di Yaman. Kantor berita Saba melaporkan, enam penyalur bantuan asing telah diculik di provinsi Mahweet, Yaman.
"Sebuah kelompok bersenjata di Wadi Ahjar, 120 km barat laut Sanaa, menculik enam pegawai sebuah lembaga bantuan internasional," lapor kantor berita ini. Di antara pekerja ini, yakni dua warga Jerman, Irak, Kolombia, dan Palestina.
Kelompok militan mencegat kendaraan para pekerja dan membawa mereka ke tujuan yang tidak diketahui, kata seorang pejabat senior di Departemen Dalam Negeri Yaman pada CNN.
Pada hari yang sama (31/1), Menteri Informasi Yaman, Ali Al Amrani dilaporkan nyaris lolos dari kematian setelah sekelompok orang bersenjata menembaki mobilnya, Selasa (31/1). Sumber-sumber pemberitaan lokal mengatakan, Amrani sedang dalam perjalanan pulang dari pertemuan mingguan kabinet ketika penembakan itu terjadi.
Insiden itu, oleh seorang tokoh senior koalisi oposisi, Joint Meetings Parties, ditengarai adalah ulah kelompok yang tidak senang dengan ketenangan paska pembentukan pemerintahan baru di Yaman.