
KIEV, suaramerdeka.com - Lebih dari 60 orang tewas akibat cuaca dingin di Eropa Timur, kata pihak berwenang pada Selasa (31/1). Hal ini membuat beberapa negara di Eropa untuk menampung para tunawisma lengkap dengan pasokan makanan dan medis.
Suhu di Ukraina merosot ke -33°, suhu yang paling dingin dalam enam tahun, sementara di Bosnia timur suhu mencapai -31 °. Titik suhu yang lebih rendah, yakni -30 ° membekukan Polandia, Rumania dan Bulgaria. Suhu amat dingin diperkirakan masih akan berlangsung hingga Jumat pekan ini.
Setidaknya 30 orang di Ukraina, kebanyakan dari mereka tunawisma, meninggal dalam lima hari terakhir, kata Kementerian Darurat. Sementara 500 orang dirawat di rumah sakit setelah terkena radang dingin dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan dingin. Untuk menampung kaum tunawisma, sebanyak 1.600 pusat penampungan dan pasokan makanan dipersiapkan.
Lima orang dilaporkan tewas di Polandia semalam. Beberapa di antara mereka diyakini menderita keracunan karbon monoksida dari pemanas ruangan, kata sumber itu.
Sementara itu, tiga orang juga dilaporkan meninggal di daerah pegunungan selatan Serbia. Pihak berwenang menyatakan keadaan darurat di 13 kota, serta menyiagakan tentara dan petugas pemadam kebakaran untuk memasok bantuan ke desa-desa terpencil.
"Situasi ini secara bertahap sedang dikembalikan ke normal," kata Predrag Maric, kepala departemen situasi darurat Kementerian Dalam Negeri Ukraina.