
ROMA, suaramerdeka.com - Pemerintah Italia telah mengakhiri pencarian korban kapal pesiar Costa Concordia yang karam dua minggu lalu.
Seorang pegawai dari otoritas perlindungan sipil Ialia mengatakan, kondisi bangkai kapal itu telah membuat penyelam mustahil untuk terus bekerja dengan aman.
Dengan dikeluarkannya pernyataan ini berarti pencarian 15 korban lain resmi dihentikan. Hingga saat ini total sebanyak 17 mayat telah ditemukan. Beberapa ceritera tragis mengiringi penemuan beberapa mayat korban.
Costa Concordia, sebuah kapal pesiar mewah berbobot 114.500 ton, terbalik dan kandas di dekat pulau kecil di lepas pantai Giglio Tuscan Italia, Jumat (13/1) tengah malam. Sekitar 4.200 penumpang, yakni 3.200 penumpang dari 60 negara dan 1.000 kru dari 40 negara berada berada di atas kapal termegah di Italia ini.
Sementara sang kapten kapal, Francesco Schettino, kini menjalani tahanan rumah dan menghadapi tuduhan tindakan pembunuhan, setelah meninggalkan kemudi saat kapal karam. Baik Costa Cruises, sebagai perusahaan pemilik kapal naas ini, maupun pihak berwenang Italia, mengkritik keras perilaku kapten itu.
( Reuters , Linda Putri / CN33 )