
SOLO,suaramerdeka.com - Paling cepat awal Agutus 2012, seluruh pelayanan kesehatan RSUD Surakarta akan dipusatkan di gedung baru di Kampung Ngipang, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo. Seluruh peralatan kesehatan, tempat tidur pasien sampai meja kursi milik direktur akan dipindahkan dari RSUD lama di timur Pasar Legi ke RSUD yang baru.
Anggota Komisi IV DPRD Surakarta, Umar Hasyim mengungkapkan, proses boyongan ini terkait selesainya proyek pembangunan RSUD tahap I. “Informasinya Agustus nanti akan ada pemindahan aktivitas kesehatan dari RSUD lama ke RSUD yang baru. Hal itu dikatakan Direktur RSUD Sumartono Kardjo di sela-sela rapat koordinasi di ruang Komisi IV tadi pagi,” terang Umar, Selasa (31/1).
Umar mengungkapkan, selesainya pembangunan fisik rumah sakit milik Pemkot Surakarta yang total pembangunanya menghabiskan anggaran Rp 41 miliar ini merupakan kabar menggemberikan. Dengan beroperasinya rumah sakit tersebut akan memudahkan Pemkot dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Solo.
Karena lanjut dia, lokasi RSUD yang lama sudah tidak memungkinkan lagi memberikan pelayanan terbaik karena terkendala tempat. “Kalau melihat kondisi RSUD yang lama memang daya tampungnya terbatas,” imbuhnya.
Meski begitu, wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional ini menyarankan agar kebutuhan sumber daya manusia seperti dokter, perawat dan tenaga teknis lainnya segera dipenuhi. Mengingat RSUD baru lokasinya terbilang luas dan berada di pinggiran Kota Solo.
“Ya, harapan kami Pemkot bisa memenuhi kekurangan tenaga dokter, perawat serta tenaga lain. Sehingga pelayanan menjadi maksimal,” tegasnya.
Dalam waktu dekat ini, dirinya akan mengunjungi RSUD baru tersebut. Kapasitas kunjungannya itu sebagai Ketua Fraksi PAN di DPRD untuk melaporkan sejumlah kekurangan di lapangan kepada pimpinan komisinya.
( Budi Sarmun S / CN34 / JBSM )