
PALEMBANG, suaramerdeka.com - Alquran Al Akbar, itulah nama Alquran berukuran jumbo yang menggunakan kayu sebagai pengganti kertas. Ayat suci Alquran 30 Juz dibuat dengan menghabiskan 40 meter kubik kayu trembesu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri yang kemudian meresmikan Alquran raksasa ini.
Alquran ukiran itu terdiri dari 315 lembar kayu yang kemudian disusun sehingga membentuk papan raksasa yang tingginya mencapai 9 meter.
"Saya gembira dan terhormat karena di tengah anda-anda diberi kesempatan meresmikan Al Quran Al Akbar. Tentunya karya ini adalah simbol sesuai dengan kemegahan Islam," ujar SBY saat meresmikan Al Quran Al Akbar di hotel Novotel, Jl R Sukamto, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (30/1). Peresmian hanya dilakukan dengan menggunakan video conference.
Peresmian tersebut dilakukan di sela-sela acara makan malam dengan delegasi negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
"Saya harap kreasi ini akan majukan tujuan kita pertahankan kesucian Al Quran dan meneruskan tradisi pengukiran kayu tradisional Palembang," terang SBY.
Menurut Ketua DPR Marzuki Alie, sejak selesai dibangun tahun 2008 lalu, Al Quran Al Akbar ditempatkan di Masjid Agung Palembang. Sejak 2008 Al Quran raksasa itu terus disosialisasikan kepada masyarakat.
( dtc / CN32 )