
PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Dua pekerja yang memasang pengaman listrik di Lembaga Pelatihan Komputer Inasaba, Jalan Teratai, Poncol, M Ani Nur Fuad (31) dan M Syarifudin (33), sore tadi (30/1) tersetrum. Akibat kejadian itu, keduanya langsung dilarikan ke RS Siti Khodijah.
Dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, Syarifudin perlu mendapatkan perawatan intensif karena luka cukup berat, sementara luka yang dialami Fuad tidak begitu berat.
Kapolsek Pekalongan Timur Kompol H Sri Sumardi menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban sedang memasang pralon untuk pengaman kawat listrik yang lokasinya berada di atap gedung Inasaba. Namun, saat berusaha memasang alat itu, keduanya menyenggol kawat kabel yang bertegangan tinggi. Keduanya pun langsung terpental dan terjatuh dari atas.
Mengetahui kejadian itu, sejumlah warga langsung memberikan pertolongan dengan membawa kedua korban ke rumah sakit. Setelah diperiksa pihak rumah sakit, Fuad hanya mengalami luka ringan pada bagian kepada dan luka bakar tidak serius pada beberapa tubuhnya. Sedangkan Syarifudin mengalami luka bakar cukup banyak di bagian punggung sehingga masih memerlukan perawatan khusus.
Dengan adanya kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati ketika melakukan tindakan yang berkaitan dengan kabel listrik bertegangan tinggi. Lebih baik meminta bantuan petugas PLN apabila ingin memperbaiki atau melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan listrik. "Kalau minta bantuan dari orang yang bukan ahlinya, resikonya cukup tinggi, seperti kejadian seperti ini," tandasnya.
( Achid Nugroho / CN33 / JBSM )