
PANTAU PENGHITUNGAN: Masyarakat umum menyaksikan proses penghitungan suara lewat sistem input data yang ditayangkan dengan monitor yang di aula KPU Jepara, Minggu (29/1) malam. (suaramerdeka.com/ Muhammadun Sanomae)
JEPARA, suaramerdeka.com – Tim dari dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Ahmad Marzuqi-Subroto (Mabrur) dan Nur Yahman-Aris Isnandar (Nuranis) sama-sama waspada menyikapi perolehan suara sementara yang masuk ke KPU. Pasalnya, sampai Senin (30/1), dari 75 persen suara yang masuk, pasangan Nuranis hanya tertinggal tipis di bawah Mabrur.
Dibanding pengumuman KPU sehari sebelumnya, Mabrur sedikit merenggangkan jarak. Jika pada hari pencoblosan, perolehannya hanya terpaut 2,23 persen, maka Senin menjadi 4,46 persen. Sementara hingga Senin petang, masih ada suara di 433 tempat pemungutan suara (TPS) yang datanya belum masuk ke KPU.
Perbedaan tipis itu yang membuat kedua belah pihak kini kembali memeriksa saksi masing-masing. Sekretaris Umum Tim Kampanye Mabrur Yasin Mustofa menjelaskan, pihaknya akan mengawal proses rekapitulasi hingga ke KPU. Sehingga data yang sudah ada tetap sesuai mulai dari TPS hingga sampai di Kantor KPU.
"Saksi-saksi yang ada itu sudah memegang lembar C1 yang berisi hasil penghitungan di TPS dan ditandatangani oleh Ketua KPPS. Itu merupakan hasil asli, sehingga bisa menjadi bukti kuat. Kami akan mengumpulkan semua C1 untuk pegangan sambil menunggu pengumuman resmi dari KPU," terang Yasin.
Dia menjelaskan, tim kampanye Mabrur akan terus mengawal penarikan C1 dari tangan-tangan saksi hingga pelantikan. "Setelah pelantikan baru tugas tim kampanye selesai," terangnya.
Salim Prasetya dari Tim Sukses Nur Yahman-Aris Isnandar (Nuranis) mengatakan timnya bekerja keras meneliti lembar C1. "Bahwa ada penghitungan cepat oleh sebuah lembaga itu benar, tetapi kami memilih untuk berpatokan pada penghitungan manual. Tim kami mengumpulkan saksi-saksi untuk menghitung lebih cermat," tandasnya.
Selain itu, kata dia, timnya juga mulai menginventarisasi pengaduan-pengaduan masyarakat terkait proses pilkada. Hitung cepat itu dilakukan oleh Semesta Institute MSCI-SSI yang sudah merilis penghitungan 100 persen TPS, dengan menetapkan Mabrur beroleh 221.185 suara atau 42,37 persen, sedangkan Nuranis mendapatkan 188.308 suara (36,07 persen).
( Muhammadun Sanomae / CN33 / JBSM )