panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 Januari 2012 | 17:40 wib
Bidik Perluasan Negara Tujuan
Kudus Optimis Ekspor Meningkat

KUDUS, suaramerdeka.com - Melemahnya kondisi ekonomi global ternyata tidak berpengaruh para nilai ekpsor di Kabupaten Kudus. Tahun 2011 ekspor dari Kudus menunjukkan angka pertumbuhan yang fantastis, yakni 44,39 persen. Perluasan negara tujuan menjadi bidikan utama sehingga ekspor di Kudus terus melesat.

"Sejauh ini kami masih optimis ekspor di Kabupaten Kudus terus meningkat, termasuk tahun 2012 ini," terang Achmad, Kepala Seksi Perdagangan Luar Negeri pada Dinas Perdagangan dan pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Senin (30/1).

Tahun lalu, beberapa perusahaan, seperti perusahaan rokok yang mengekspor produk mereka, telah membidik 10 negara baru tujuan ekspor mereka. Seperti, Hungaria, Rumania, Bahamas, Greece, Sweezerland, dan Macau. Negara-negara ini memilki kontribusi yang cukup besar meskipun baru menjadi negara tujuan ekspor rokok terbaru.

Tidak hanya jumlah negara tujuan saja yang bertambah, permintaan komoditi tertentu, seperti rokok dan elektronik ini disebabkan karena meningkatnya permintaan dari luar negeri. Bahkan, untuk ekspor rokok, seperti ke Malaysia naik 100 persen lebih.

Tahun 2010 lalu, ekspor rokok ke negara tetangga itu hanya 6,9 juta dolar As, namun tahun 2011 naik menjadi 13,89 juta dolas As. Ekspor rokok ke singapura juga meningkat dari Rp 972 ribu dolar As meningkat menjadi 7,83 juta dolar AS. Bahkan, untuk tujuan Amerika Serikat yang dibatasi sekalipun masih mampu meningkat dari 6,12 juta dolar AS menjadi 7,83 juta dolar AS.

"Jadi kenaikan ini juga disebabkan oleh kenaikan harga dan permintaan yang terus meningkat," tambahnya.

Peningkatan Ekspor

Ekspor elektronik juga terus mengalami peningkatan. Sebelumnya ekpor komoditi ini hanya 9,37 juta dolar AS, sedangkan tahun 2011 lalu naik menjadi Rp 11,55 juta dolar AS. Negara yang menopang ekspor produk ini meliputi Thailand yang mencapai 5,2 juta dolar AS, Srilanka sebesar 3,8 juta dolar AS, dan Filipina sebesar 900 ribu dolar AS.

Semenatara komoditi yang mengalami penurunan terjadi pada produk furniture. Ekpor komoditi ini semula 4,9 juta dolar As, namun tahun 2011 turun menjadi 3,69 juta dolar AS. dari data ekspor di Dinas Perdagangan dan pengelolaan Pasar, beberapa negara yang menjadi langganan ekspor sempat menghentikan ekspornya. Sepertiu hongkong yang menghentikan ekspornya mulai bulan Juli hingga September. Sedangkan Belanda menfhentikan ekspornya sejak Juni hingga Oktober.

Begitu juga dengan Inggris yang sempat berhenti mulai bulan September hingga Oktober. "Belum tahu persis penyebab penghentian ekspor sementara pada tahun 2011 lalu, tetapi faktor yang paling mungkin  adalah kurangnya permintaan akibat faktor ekonomi di negara tersebut," katanya.

( Septina Nafiyanti / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 272
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 229
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 246
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 216
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER