
BANTUL, suaramerdeka.com - Bupati Bantul, Hj Sri Surya Widati didampingi Sekda Drs H Riyantono Msi, Kadinas Sosial, Drs H Mahmudi MSi, dan Kabag Humas Pemkab Bantul, Drs Fatoni, Senin (30/1), mengunjungi rumah keluarga Sandiman (70), warga Dusun Manding, Kalurahan Trirenggo, Kabupaten Bantul.
Keluarga Sandiman yang tergolong tidak mampu, kebetulan ketiga anaknya mengalami keterbelakangan mental. Ketiga anaknya itu, adalah Eko Nurahmad (37), Dwi Nur Bintarti (28), serta Chairul Samsuri (23). Ironisnya lagi dari tiga anaknya itu, dua diantaranya tidak mampu berbuat apa-apa hanya tergoletak di tempat tidur.
Kedua anaknya yang tergeletak di tempat tidur itu, adalah Dwi Nur Bintarti dan Chairul Samsuri dalam kesehariannya hanya mampu tergolek di tempat tidur. Sedangkan Nur Ahmat, meski hanya dengan cara nggelesot, mampu berjalan hingga keluar rumah. Bahkan ketika Bupati Bantul hendak meninggalkan rumah keluarga Sandiman, Nur Ahmat nggelesot hingga keluar rumah untuk mengantar Bupati Bantul dan rombongan. Hal ini membuat bupati dan rombongan trenyuh melihatnya.
Di sela-sela menerima kunjungan Bupati dan unsur dinas/instansi terkait tersebut, Sandiman, ayah ketiga anak itu menjelaskan, bahwa ketiga anaknya itu diketahui mengalami keterbelakangan mental dan menderita cacat masing-masing sejak umur enam bulan. ''Ketika lahir, ketiga anak kami normal-normal saja dan baru diketaui menderita kelainan masing-masing sejak umur enam bulan,'' kata pensiunan guru SMP Negeri 1 Sewon ini.
Bantuan Seumur Hidup
Sementara Drs H Mahmudi MSi, Kadinas Sosial Kabupaten Bantul, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan sangat prihatin melihat kenyataan yang diterima keluarga tersebut.
Untuk itu, Kantor Dinas yang dipimpinnya, memberikan bantuan kepada keluarga tersebut khsusunya pada ketiga anaknya yang sudah diberikan sejak empat tahun silam.
Ketiga anak tersebut, masing-masing mendapat bantuan uang sebesar Rp 300 ribu setiap bulan dan bantuan tersebut akan diberikan seumur hidup. Dengan demikian, Kabupaten Bantul, tercatat sudah ada sekitar 298 anak yang menerima bantuan serupa.
( Sugiarto / CN27 / JBSM )