
JEPARA, suaramerdeka.com – Partisipasi sementara masyarakat dalam pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Jepara cenderung meningkat, Minggu (29/1). Hal itu tampak dalam kondisi di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) setelah penghitungan suara rampung sekitar pukul 14.00.
Berdasarkan pengamatan di sejumlah TPS yang ada di Kecamatan Pecangaan sebagian besar dalam kondisi ramai pemilih hingga harus antre mendapatkan giliran mencoblos saat masih sekitar pukul 10.00. Dengan kondisi itu, ada kecenderungan partisipasi Pilkada kali ini meningkat dibandingkan Pilkada pada 2007 lalu yang sebesar 55 persen.
Menurut Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS enam Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Abdul Wahab, jumlah kehadiran pemilih dipastikan lebih dari 50 persen. Hingga pukul 10.00 WIB, dari jumlah pemilih yang terdaftar sebanyak 514 orang sudah 41,82 persen.
Berdasar pengalaman sebelumnya, kata Wahab, tingkat kehadiran pemilih di desa ini cukup banyak, meskipun tidak sampai 100 persen. "Rata-rata, tingkat kehadirannya lebih dari 50 persen dari total pemilih yang terdaftar. Untuk tahun ini saya melihat juga ada peningkatan dalam soal partisipasi," ujarnya.
Untuk mengingatkan pemilih bahwa pada Minggu ini dilaksanakan pemilihan, katanya, sebelum pelaksanaan disosialisasikan kepada masyarakat luas, melalui masing-masing RT dan RW, serta melalui surat undangan.
Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara, Muslim Aisha menjelaskan, hingga pukul 17.00 sudah sekitar 40 persen suara yang masuk. Dari laporan sementara, kata Muslim, kondisi partisipasi di TPS ada kecenderungan meningkat. "Laporan sementara seperti itu. Tapi, kami belum bisa menyimpulkan persentasenya. Hanya kalau gambar awal di di TPS sekitar 60 persen," terangnya.
( Akhmad Efendi / CN31 / JBSM )